{"id":28056,"date":"2023-07-08T06:18:44","date_gmt":"2023-07-08T06:18:44","guid":{"rendered":"https:\/\/matob.web.id\/note\/?p=28056"},"modified":"2023-07-08T06:18:44","modified_gmt":"2023-07-08T06:18:44","slug":"cara-membuat-peta-pikiran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-peta-pikiran\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Peta Pikiran"},"content":{"rendered":"<p>Tahukah kalian bagaimana <a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-peta-pikiran\/\">cara membuat peta pikiran<\/a>? Jika kalian belum tahu bagaimana cara membuat pikiran, tenang saja, kami akan membahasnya pada artikel kali ini. Yuk simak pembahasan berikut ini.<\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Membuat Peta Pikiran?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-full wp-image-28059 aligncenter\" src=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/cara-membuat-peta-pikiran-dengan-mudah.jpg\" alt=\"cara membuat peta pikiran dengan mudah\" width=\"1500\" height=\"982\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/cara-membuat-peta-pikiran-dengan-mudah.jpg 1500w, https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/cara-membuat-peta-pikiran-dengan-mudah-768x503.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1500px) 100vw, 1500px\" \/><\/p>\n<p>Berikut ini merupakan cara membuat peta pikiran dengan mudah, simak langkah langkah berikut ini.<\/p>\n<p><strong>1. Pastikan tema utama terletak ditengah-tengah<\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Contohnya, apabila kita sedang mempelajari pelajaran perkembangan hidup makhluk hidup baik manusia, tumbuhan dan hewan, maka tema utamanya adalah Siklus Kehidupan.<\/p>\n<p class=\"brn-qpage-next-answer-box-content__section\"><strong>2. Dari tema utama, akan muncul tema-tema turunan yang masih berkaitan dengan tema utama.<\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Dari tema utama \u201c<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Daur_hidup_(disambiguasi)\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Siklus Kehidupan<\/a>\u201d, maka tema-tema turunan dapat terdiri dari : Manusia, Ayam, Katak, Burung ,dll.<\/p>\n<p class=\"brn-qpage-next-answer-box-content__section\"><strong>3. Cari hubungan antara setiap tema dan tandai dengan garis, warna atau simbol<\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Dari setiap tema turunan tertama akan muncul lagi tema turunan kedua, ketiga dan seterusnya. Maka langkah berikutnya adalah mencari hubungan yang ada antara setiap tema turunan. Gunakan garis, warna, panah atau cabang dan bentuk-bentuk simbol lain untuk menggambarkan hubungan diantara tema-tema turunan tersebut.. Pola-pola hubungan ini akan membantu kita memahami topik yang sedang kita baca. Selain itu Peta Pikiran yang telah dimodifikasi dengan simbol dan lambang yang sesuai dengan selera kita, akan jauh lebih bermakna dan menarik dibandingkan Peta Pikiran yang \u201cmiskin warna\u201d.<\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\"><strong>4. Gunakan huruf besar <\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Huruf besar akan mendorong kita untuk hanya menuliskan poin-poin penting saja di Peta Pikiran.<\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Selain itu, membaca suatu kalimat dalam gambar akan jauh lebih mudah apabila dalam huruf besar dibandingkan huruf kecil. Penggunaan huruf kecil bisa diterapkan pada poin-poin yang sifatnya menjelaskan poin kunci.<\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\"><strong>5. Buat peta pikiran di kertas polos dan hilangkan proses edit Ide dari Peta Pikiran adalah agar kita berpikir kreatif.<\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Karenanya gunakan kertas polos dan jangan mudah tergoda untuk memodifikasi <a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-peta-pikiran\/\">Peta Pikiran<\/a> pada tahap-tahap awal. Karena apabila kita terlalu dini melakukan modifikasi pada Peta Pikiran, maka sering kali fokus kita akan berubah sehingga menghambat penyerapan pemahaman tema yang sedang kita pelajari.<\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\"><strong>6. Sisakan ruangan untuk penambahan tema<\/strong><\/p>\n<p class=\"sg-text sg-text--break-words brn-rich-content js-answer-content\" data-testid=\"answer_box_text\">Peta Pikiran yang bermanfaat biasanya adalah yang telah dilakukan penambahan tema dan modifikasi berulang kali selama beberapa waktu. Setelah menggambar Peta Pikiran versi pertama, biasanya kita akan menambahkan informasi, menulis pertanyaan atau menandai poin-poin penting. Karenanya selalu sisakan ruang di kertas Peta Pikiran untuk penambahan tema.<\/p>\n<p data-testid=\"answer_box_text\">Demikian merupakan 6 <a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-peta-pikiran\/\">cara membuat peta pikiran<\/a>, dengan cara diatas anda akan dapat lebih mudah membuat peta pikiran, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk anda.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kalian bagaimana cara membuat peta pikiran? Jika kalian belum tahu bagaimana cara membuat pikiran, tenang saja, kami akan membahasnya pada artikel kali ini. Yuk simak pembahasan berikut ini. Bagaimana Cara Membuat Peta Pikiran? Berikut ini merupakan cara membuat peta pikiran dengan mudah, simak langkah langkah berikut ini. 1. Pastikan tema utama terletak ditengah-tengah Contohnya, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28058,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[411,412,413,414],"class_list":["post-28056","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan","tag-cara","tag-membuat","tag-peta","tag-pikiran"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28056","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28056"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28056\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28061,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28056\/revisions\/28061"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28058"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28056"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28056"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28056"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}