{"id":28085,"date":"2023-07-09T12:59:22","date_gmt":"2023-07-09T12:59:22","guid":{"rendered":"https:\/\/matob.web.id\/note\/?p=28085"},"modified":"2023-07-09T12:59:22","modified_gmt":"2023-07-09T12:59:22","slug":"ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/","title":{"rendered":"Ciri-Ciri Rangkaian Seri dan Pararel"},"content":{"rendered":"<p>Tahukah kamu <a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/\">Ciri-Ciri Rangkaian Seri dan Pararel<\/a>? Jika kamu belum tahu bagaimana rangkaian seri dan rangkaian pararel, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi pembahasan mengenai rangkaian seri dan rangkaian pararel.<\/p>\n<h2>Ciri-ciri rangkaian seri<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-28088\" src=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri.jpg\" alt=\"Rangkaian Seri\" width=\"409\" height=\"266\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri.jpg 806w, https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri-768x498.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 409px) 100vw, 409px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Lampu dipasang dengan cara berjajar.<\/li>\n<li>Hanya terdapat 1 saklar.<\/li>\n<li>Boros baterai.<\/li>\n<li>Membutuhkan sedikit kabel.<\/li>\n<li>Nyala lampu ada yang lebih terang dan ada yang redup (nyala tidak merata).<\/li>\n<li>Apabila ada satu lampu yang mati maka semua lampu akan mati.<\/li>\n<li>Jika satu saklar dilepas maka semua lampu akan mati.<\/li>\n<li>Jika salah satu aliran listrik pada lampu ada yang mati maka listrik tidak dapat mengalir sama sekali.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Ciri-ciri rangkaian paralel<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-28089\" src=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Paralel.jpg\" alt=\"Rangkaian Paralel\" width=\"401\" height=\"225\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Paralel.jpg 775w, https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Paralel-768x430.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 401px) 100vw, 401px\" \/><\/p>\n<ul>\n<li>Lampu dipasang bercabang atau bersusun.<\/li>\n<li>Nyala lampu merata akan tetapi masih redup.<\/li>\n<li>Jika ada 1 lampu yang mati maka lampu yang lain masih dapat menyala.<\/li>\n<li>Listrik yang mengalir jadi bercabang .<\/li>\n<li>Memiliki lebih dari 1 saklar.<\/li>\n<li>Membutuhkan lebih banyak kabel.<\/li>\n<li>Apabila ada salah satu aliran listrik yang terputus maka listrik masih dapat mengalir melalui jalur lain.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Pengertian Rangkaian listrik<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-28087 aligncenter\" src=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel.jpg\" alt=\"Rangkaian Seri dan Paralel\" width=\"991\" height=\"606\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel.jpg 1500w, https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/Rangkaian-Seri-dan-Paralel-768x470.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 991px) 100vw, 991px\" \/><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/\"><strong>Rangkaian Listrik adalah<\/strong><\/a> susunan listrik yang yang dapat menghasilkan arus listrik karena mendapat sumber energi listrik.<\/p>\n<p>Jika dilihat dari arus listrik yang mengalir, rangkaian listrik terbagi menjadi 2 macam yakni :<\/p>\n<ul>\n<li>Rangkaian terbuka adalah rangkaian yang tidak dialiri arus listrik karena susunannya terputus.<\/li>\n<li>Rangkaian tertutup adalah rangkaian listrik yang susunannya tersambung sehingga dapat dialiri arus listrik.<\/li>\n<\/ul>\n<h2>Apakah yang membedakan antara rangkaian seri dan paralel?<\/h2>\n<p>Rangkaian seri dan rangkaian paralel adalah dua tipe rangkaian yang digunakan dalam elektronika untuk menghubungkan komponen listrik atau elektronik. Berikut adalah perbedaan utama antara keduanya:<\/p>\n<ol>\n<li>Pengaturan Komponen:\n<ul>\n<li>Rangkaian seri: Komponen-komponen disusun secara berurutan, sehingga arus yang sama mengalir melalui setiap komponen. Tegangan total rangkaian adalah jumlah dari tegangan masing-masing komponen.<\/li>\n<li>Rangkaian paralel: Komponen-komponen dihubungkan secara paralel, sehingga tegangan yang sama diterapkan pada setiap komponen. Arus total rangkaian adalah jumlah dari arus masing-masing komponen.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Arus dan Tegangan:\n<ul>\n<li>Rangkaian seri: Arus yang mengalir melalui setiap komponen sama, sedangkan tegangan total rangkaian merupakan jumlah dari tegangan masing-masing komponen.<\/li>\n<li>Rangkaian paralel: Tegangan yang diterapkan pada setiap komponen sama, sedangkan arus total rangkaian merupakan jumlah dari arus masing-masing komponen.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Resistansi Efektif:\n<ul>\n<li>Rangkaian seri: Resistansi total rangkaian seri adalah jumlah dari resistansi masing-masing komponen. Resistansi total rangkaian seri lebih besar daripada resistansi individu komponen.<\/li>\n<li>Rangkaian paralel: Resistansi total rangkaian paralel dapat dihitung dengan rumus yang kompleks, tetapi secara umum resistansi total rangkaian paralel lebih kecil daripada resistansi individu komponen.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<li>Keandalan:\n<ul>\n<li>Rangkaian seri: Jika salah satu komponen dalam rangkaian seri rusak atau terputus, maka arus tidak dapat mengalir melalui keseluruhan rangkaian dan komponen lainnya tidak akan berfungsi.<\/li>\n<li>Rangkaian paralel: Jika salah satu komponen dalam rangkaian paralel rusak atau terputus, komponen lainnya masih dapat berfungsi karena tegangan yang sama diterapkan pada setiap komponen.<\/li>\n<\/ul>\n<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pemahaman tentang perbedaan ini penting dalam merancang dan menganalisis rangkaian elektronik untuk memenuhi kebutuhan tertentu, tergantung pada sifat-sifat komponen yang digunakan dan hubungan yang diinginkan antara arus dan tegangan.<\/p>\n<table>\n<thead>\n<tr>\n<th>Perbedaan<\/th>\n<th>Rangkaian Seri<\/th>\n<th>Rangkaian Paralel<\/th>\n<\/tr>\n<\/thead>\n<tbody>\n<tr>\n<td>Susunan komponen<\/td>\n<td>Komponen-komponen disusun berurutan<\/td>\n<td>Komponen-komponen dihubungkan secara paralel<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Arus<\/td>\n<td>Arus yang sama mengalir melalui setiap komponen<\/td>\n<td>Arus total adalah jumlah dari arus masing-masing komponen<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Tegangan<\/td>\n<td>Tegangan total adalah jumlah dari tegangan masing-masing komponen<\/td>\n<td>Tegangan yang sama diterapkan pada setiap komponen<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Resistansi Efektif<\/td>\n<td>Resistansi total lebih besar daripada resistansi individu komponen<\/td>\n<td>Resistansi total lebih kecil daripada resistansi individu komponen<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td>Keandalan<\/td>\n<td>Jika salah satu komponen rusak atau terputus, rangkaian tidak berfungsi<\/td>\n<td>Jika salah satu komponen rusak atau terputus, komponen lainnya masih dapat berfungsi<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<h2>Rangkaian Seri dan Pararel<\/h2>\n<p>Jika dilihat dari pemasangan kabel dan lampunya, terdapat 3 jenis rangkaian yakni : rangkaian seri, rangkaian paralel, dan rangkaian campuran.<\/p>\n<h3>Rangkaian Seri<\/h3>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/\">Rangkaian Seri adalah<\/a> <\/strong>rangkaian listrik yang dipasang tanpa adanya cabang kabel sama sekali, sehingga biasa digunakan sebagai rangkaian lampu pada gedung atau aula.<\/p>\n<p>Keuntungan dari rangkaian seri :<\/p>\n<ul>\n<li>Rangkaiannya sederhana.<\/li>\n<li>Hanya memerlukan 1 saklar.<\/li>\n<li>Tidak memerlukan banyak kabel.<\/li>\n<li>Nyala lampu lebih terang.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kerugian dari rangkaian seri :<\/p>\n<ul>\n<li>Boros baterai.<\/li>\n<li>Boros listrik.<\/li>\n<li>Jika satu lampu mati maka lampu yang lain ikut mati.<\/li>\n<li>Jika ada satu saklar yang terputus maka semua lampu akan mati.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Rangkaian paralel<\/h3>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/\">Rangkaian Paralel adalah<\/a><\/strong> susunan rangkaian arus listrik yang bercabang dan dipasang secara bersusun susun.<\/p>\n<p>Contoh pemakaian rangkaian listrik paralel biasanya ada pada lampu-lampu rumah.<\/p>\n<p>Keuntungan rangkaian paralel :<\/p>\n<ul>\n<li>Awet baterai.<\/li>\n<li>Hemat listrik.<\/li>\n<li>Apabila 1 lampu padam maka lampu yang lain masih bisa menyala<\/li>\n<li>Jika ada satu saklar yang mati maka lampu lainnya masih bisa menyala.<\/li>\n<li>Tegangan listrik yang mengalir sama besar.<\/li>\n<\/ul>\n<p>Kerugian rangkaian paralel :<\/p>\n<ul>\n<li>Lampu yang menyala jadi redup.<\/li>\n<li>Memerlukan beberapa saklar.<\/li>\n<li>Dibutuhkan kabel yang lebih banyak.<\/li>\n<\/ul>\n<h3>Rangkaian listrik campuran<\/h3>\n<p><strong><a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/ciri-ciri-rangkaian-seri-dan-pararel\/\">Rangkaian listrik campuran adalah<\/a><\/strong> sebuah rangkaian listrik yang berupa gabungan antara rangkaian listrik paralel dan seri.<\/p>\n<p><strong>Catatan :<\/strong><\/p>\n<p>kerugian dan keuntungan dari tiap tiap <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Rangkaian_listrik\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">rangkaian listrik<\/a> juga termasuk kedalam ciri rangkaian listrik yang dimaksud, akan tetapi agar lebih mudah dipahami maka saya bagi menjadi keuntungan dan kerugian rangkaian listrik.<\/p>\n<p>Demikian merupakan pembahasan terkait dengan rangkaian listrik mulai dari seri, paralel dan campuran. Semoga dengan adanya artikel rangkaian listrik ini dapat membantu kamu dalam menambah wawasan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu Ciri-Ciri Rangkaian Seri dan Pararel? Jika kamu belum tahu bagaimana rangkaian seri dan rangkaian pararel, pada kesempatan kali ini kami akan berbagi pembahasan mengenai rangkaian seri dan rangkaian pararel. Ciri-ciri rangkaian seri Lampu dipasang dengan cara berjajar. Hanya terdapat 1 saklar. Boros baterai. Membutuhkan sedikit kabel. Nyala lampu ada yang lebih terang dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28090,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[423,425,422,424],"class_list":["post-28085","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan","tag-listrik","tag-paralel","tag-rangkaian","tag-seri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28085","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28085"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28085\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":30489,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28085\/revisions\/30489"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28090"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28085"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28085"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28085"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}