{"id":28548,"date":"2023-07-30T00:21:04","date_gmt":"2023-07-30T00:21:04","guid":{"rendered":"https:\/\/matob.web.id\/note\/?p=28548"},"modified":"2023-07-30T00:21:04","modified_gmt":"2023-07-30T00:21:04","slug":"cara-membuat-magnet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-magnet\/","title":{"rendered":"Cara Membuat Magnet"},"content":{"rendered":"<p>Tahukah kamu bagaimana <a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-magnet\/\">cara membuat magnet<\/a>? Jika kamu belum tahu cara membuat magnet maka pada kesempatan kali ini kami akan berbagai bagaimana caranya membuat magnet dengan mudah. Yuk kita simak ulasan berikut ini.<\/p>\n<h2>Bagaimana Cara Membuat Magnet?<\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\" wp-image-28550 aligncenter\" src=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/magnet.jpg\" alt=\"cara membuat magnet\" width=\"674\" height=\"577\" title=\"\" srcset=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/magnet.jpg 1280w, https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-content\/uploads\/sites\/3\/2022\/01\/magnet-768x658.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/p>\n<p><strong>Magnet\u00a0<\/strong>dapat diperoleh secara langsung dari alam maupun dibuat manusia. Magnet yang diperoleh dari alam disebut magnet alam, dan magnet yang dibuat oleh manusia disebut magnet buatan.<\/p>\n<p>Ada\u00a0<a href=\"https:\/\/matob.web.id\/note\/cara-membuat-magnet\/\"><strong>tiga cara pembuatan magnet<\/strong><\/a>, yaitu dengan cara induksi, penggosokan, dan pengaliran arus listrik searah.<\/p>\n<h3>1. Induksi<\/h3>\n<p>Suatu bahan ferromagnetik (sangat mudah dipengaruhi oleh magnet, misalnya besi dan baja) dapat dibuat menjadi magnet dengan cara induksi.\u00a0<strong>Caranya<\/strong>: mendekatkan sebuah magnet pada bahan ferromagnetik.<\/p>\n<p>Kekuatan magnet bergantung pada jarak magnet penginduksi dengan bahan. Magnet yang dibuat dengan cara induksi\u00a0<strong>bersifat sementara<\/strong>. Kutub magnet hasil induksi memiliki urutan yang sama dengan magnet penginduksi.<\/p>\n<h3>2. Penggosokan<\/h3>\n<p>Suatu bahan ferromagnetik dapat dibuat menjadi magnet dengan cara penggosokan.\u00a0<strong>Caranya<\/strong>: menggosok magnet ke bahan ferromagnetik dengan arah tetap.<\/p>\n<p>Magnet\u00a0<strong>dari baja\u00a0<\/strong>yang dibuat dengan cara penggosokan\u00a0<strong>bersifat permanen<\/strong>. Kutub bagian ujung magnet hasil penggosokan berlawanan dengan kutub magnet penggosok.<\/p>\n<h3>3. Pengaliran arus listrik searah<\/h3>\n<p>Suatu bahan ferromagnetik dapat dibuat menjadi magnet dengan cara dialiri arus listrik.\u00a0<strong>Caranya<\/strong>: melilitkan kawat berarus searah pada bahan ferromagnetik.<\/p>\n<p>Magnet yang dibuat dengan cara pengaliran arus listrik searah\u00a0<strong>bersifat permanen<\/strong>. <a href=\"https:\/\/en.wikipedia.org\/wiki\/Magnet\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Magnet<\/a> hasil dari pengaliran arus listrik searah disebut elektromagnet. Kutub utara elektromagnet dapat ditentukan dengan menggunakan kaidah tangan kanan. Keempat jari menggenggam dengan arah sebagaimana arah arus (kawat mililit pada bahan). Ibu jari menunjukkan kutub utara elektromagnet.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tahukah kamu bagaimana cara membuat magnet? Jika kamu belum tahu cara membuat magnet maka pada kesempatan kali ini kami akan berbagai bagaimana caranya membuat magnet dengan mudah. Yuk kita simak ulasan berikut ini. Bagaimana Cara Membuat Magnet? Magnet\u00a0dapat diperoleh secara langsung dari alam maupun dibuat manusia. Magnet yang diperoleh dari alam disebut magnet alam, dan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":28551,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[564],"class_list":["post-28548","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-wawasan","tag-magnet"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28548","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28548"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28548\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28553,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28548\/revisions\/28553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28551"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28548"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28548"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/matob.web.id\/note\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28548"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}