Cara Kerja Mesin 6 Tak: Teknik Operasional dan Prinsip Kerja Yang Harus Anda Ketahui

Mesin 6 tak adalah jenis mesin pembakaran dalam yang memiliki 6 tahap kerja pada satu siklus lengkap. Pada dasarnya, mesin 6 tak memiliki fungsi yang sama dengan mesin 4 tak yaitu untuk menghasilkan tenaga dengan cara membakar campuran bahan bakar dan udara di dalam ruang pembakaran.

Namun, pada mesin 6 tak, terdapat dua tahap pembuangan yang membuat efisiensi pembakaran menjadi lebih baik dibandingkan dengan mesin 4 tak. Selain itu, mesin 6 tak juga memiliki karakteristik yang berbeda dengan mesin 4 tak, sehingga penting bagi Anda untuk memahami teknik operasional dan prinsip kerja mesin 6 tak.

Teknik Operasional Mesin 6 Tak

Teknik operasional mesin 6 tak tidak jauh berbeda dengan mesin 4 tak, namun mesin 6 tak memiliki dua tahap pembuangan. Berikut adalah langkah-langkah operasional mesin 6 tak:

1. Tahap hisap (Intake)

Pada tahap ini, katup hisap (intake valve) dibuka sehingga campuran bahan bakar dan udara dapat masuk ke dalam ruang pembakaran. Pada mesin 6 tak, katup hisap dibuka dua kali, pada tahap 1 dan tahap 4.

2. Tahap kompresi (Compression)

Setelah campuran bahan bakar dan udara masuk ke dalam ruang pembakaran, piston akan bergerak naik sehingga volume ruang pembakaran menjadi lebih kecil dan campuran bahan bakar dan udara menjadi terkompresi. Pada mesin 6 tak, tahap kompresi juga terjadi dua kali, pada tahap 2 dan tahap 5 setelah piston bergerak naik.

3. Tahap pembakaran (Combustion)

Pada tahap ini, bahan bakar yang telah terkompresi akan dibakar oleh busi. Proses pembakaran ini akan menghasilkan gas yang akan mendorong piston turun. Pada mesin 6 tak, tahap pembakaran terjadi pada tahap 3.

4. Tahap pembuangan (Exhaust)

Setelah tahap pembakaran selesai, katup buang (exhaust valve) dibuka sehingga gas hasil pembakaran dapat keluar dari ruang pembakaran. Pada mesin 6 tak, tahap pembuangan terjadi dua kali, pada tahap 6 dan tahap 1.

Prinsip Kerja Mesin 6 Tak

Prinsip kerja mesin 6 tak hampir sama dengan mesin 4 tak, namun pada mesin 6 tak terdapat dua tahap pembuangan yang membuat efisiensi pembakaran menjadi lebih baik. Berikut adalah prinsip kerja mesin 6 tak:

1. Tahap hisap (Intake)

Pada tahap ini, piston bergerak ke bawah sehingga volume ruang pembakaran menjadi lebih besar dan katup hisap terbuka. Selama katup hisap terbuka, campuran bahan bakar dan udara akan masuk ke dalam ruang pembakaran.

2. Tahap kompresi (Compression)

Setelah campuran bahan bakar dan udara masuk ke dalam ruang pembakaran, piston akan bergerak naik sehingga volume ruang pembakaran menjadi lebih kecil dan campuran bahan bakar dan udara menjadi terkompresi. Pada mesin 6 tak, tahap kompresi juga terjadi dua kali, pada tahap 2 dan tahap 5 setelah piston bergerak naik.

3. Tahap pembakaran (Combustion)

Pada tahap ini, bahan bakar yang telah terkompresi akan dibakar oleh busi. Proses pembakaran ini akan menghasilkan gas yang akan mendorong piston turun. Pada mesin 6 tak, tahap pembakaran terjadi pada tahap 3.

4. Tahap pembuangan (Exhaust)

Setelah tahap pembakaran selesai, katup buang terbuka sehingga gas hasil pembakaran dapat keluar dari ruang pembakaran. Pada mesin 6 tak, tahap pembuangan terjadi dua kali, pada tahap 6 dan tahap 1.

5. Tahap pembuangan kedua (Exhaust)

Tahap pembuangan kedua pada mesin 6 tak hanya terjadi pada tahap 1 setelah tahap pembuangan pertama selesai. Pada tahap ini, katup buang akan mengeluarkan gas sisa pembakaran yang belum sempurna pada tahap pertama.

Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Mesin 6 Tak

Mesin 6 tak memiliki keuntungan dan kerugian yang harus dipertimbangkan sebelum menggunakannya. Berikut adalah beberapa keuntungan dan kerugian mesin 6 tak:

Keuntungan Mesin 6 Tak

1. Lebih efisien dalam pembakaran bahan bakar dan udara sehingga menghasilkan tenaga yang lebih besar.

2. Tidak ada fase pembuangan yang mengganggu pengisian campuran bahan bakar dan udara.

3. Lebih stabil dan mudah dikontrol ketika berakselerasi.

Kerugian Mesin 6 Tak

1. Lebih sulit dalam pemeliharaan dan perbaikan.

2. Memiliki bobot yang lebih berat.

3. Biaya pembuatan dan pembelian lebih tinggi daripada mesin 4 tak.

Kesimpulan

Mesin 6 tak adalah jenis mesin pembakaran dalam yang memiliki 6 tahap kerja pada satu siklus lengkap. Mesin 6 tak memiliki teknik operasional dan prinsip kerja yang hampir sama dengan mesin 4 tak, namun pada mesin 6 tak terdapat dua tahap pembuangan yang membuat efisiensi pembakaran menjadi lebih baik dibandingkan dengan mesin 4 tak. Pemilihan mesin 6 tak atau mesin 4 tak harus dipertimbangkan dengan baik, terutama untuk keperluan tertentu seperti kebutuhan tenaga dan biaya. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. Jumpa kembali di artikel menarik lainnya.