Cara Kerja Orlistat untuk Menurunkan Berat Badan: Panduan Lengkap
Mengalami masalah berat badan yang berlebih seringkali membuat seseorang tidak percaya diri. Oleh karena itu, banyak orang yang mencari cara untuk menurunkan berat badan, baik itu dengan melakukan diet ketat atau melakukan olahraga secara teratur. Namun, tidak sedikit pula yang mengalami kendala dalam menurunkan berat badan walaupun sudah melakukan cara tersebut.
Berbagai jenis obat diet kemudian hadir untuk membantu menurunkan berat badan, salah satunya adalah orlistat. Obat ini cukup populer dan banyak digunakan oleh masyarakat. Namun, tidak semua orang mengetahui secara pasti cara kerja obat ini.
Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas secara lengkap tentang cara kerja orlistat untuk menurunkan berat badan.
Apa itu Orlistat?
Sebelum membahas cara kerja orlistat, sebaiknya kita mengenal terlebih dahulu obat ini. Orlistat merupakan salah satu jenis obat diet yang berfungsi untuk menekan penyerapan lemak dalam tubuh. Cara kerja obat ini unik, yaitu dengan menghambat enzim lipase yang terdapat di usus kecil.
Lipase berfungsi untuk memecah lemak menjadi asam lemak bebas dan gliserol agar dapat diserap oleh tubuh. Ketika orlistat menghambat enzim lipase, maka penyerapan lemak tersebut juga ikut terhambat.
Bagaimana Cara Orlistat Bekerja?
Setelah memahami pengertian orlistat, mari kita lanjutkan ke cara kerjanya. Pada intinya, obat ini dapat membantu menurunkan berat badan dengan cara menghambat penyerapan lemak dalam tubuh.
Setelah dikonsumsi, orlistat bekerja dengan cara berikatan dengan enzim lipase dan menghalangi fungsi lipase tersebut. Akibatnya, lemak yang masuk ke dalam usus tidak dapat dicerna dan diserap sepenuhnya oleh tubuh.
Seiring dengan waktu, lemak yang masuk ke dalam usus akan tetap memiliki ukuran yang sama dan sebagian besar akan keluar melalui kotoran. Dengan begitu, asupan kalori dari lemak yang tidak dapat diserap oleh tubuh akan turun, sehingga mendukung proses penurunan berat badan.
Siapa yang Boleh Mengkonsumsi Orlistat?
Meskipun orlistat dianggap aman untuk dikonsumsi, namun tidak semua orang cocok untuk menggunakan obat ini. Beberapa kelompok orang yang tidak disarankan untuk mengonsumsi orlistat adalah:
- Orang yang memiliki alergi terhadap orlistat.
- Orang yang mengalami masalah dalam penyerapan makanan atau memiliki asam lemak dalam darah yang tinggi.
- Orang yang sedang hamil atau menyusui.
- Orang yang mempunyai riwayat masalah ginjal atau hati.
- Orang yang terbiasa mengonsumsi obat-obatan tertentu.
Sebelum mengonsumsi orlistat, sebaiknya Anda berkonsultasi dahulu dengan dokter terkait dengan kondisi kesehatan yang dimiliki.
Bagaimana Urutan Mengkonsumsi Orlistat?
Orlistat dijual dalam bentuk kapsul dengan ukuran 120 mg. Biasanya, untuk dapat merasakan manfaat yang maksimal, obat ini dikonsumsi sebanyak tiga kali sehari bersamaan dengan makanan tinggi lemak. Namun, sebaiknya jangan mengkonsumsi orlistat lebih dari 60 mg dalam satu waktu.
Selain itu, hindari juga mengonsumsi lemak dalam jumlah banyak dalam waktu yang sama. Sebab, hal ini dapat membuat efek samping seperti diare dan kram perut semakin parah.
Bagi yang tidak suka makan makanan tinggi lemak, orlistat dapat dikonsumsi bersamaan dengan makanan ringan atau makanan yang sehat seperti buah dan sayuran. Hindari mengonsumsi alkohol saat Anda mengonsumsi obat ini.
Perlu Diingat Efek Samping Orlistat
Orlistat memang dianggap aman untuk dikonsumsi, namun tetap berpotensi menimbulkan efek samping yang tidak diinginkan. Beberapa efek samping yang dibawa oleh obat ini, di antaranya adalah:
- Diare
- Kram perut atau kembung
- Mual atau muntah
Biasanya, efek samping tersebut akan muncul pada akhirnya. Namun, terkadang beberapa orang dapat langsung merasakan efek samping saat mengonsumsi orlistat.
Ketika efek samping tersebut terjadi, sebaiknya hentikan penggunaan orlistat dan berkonsultasi dengan dokter terdekat.
Kesimpulan
Orlistat memang merupakan salah satu jenis obat diet yang populer dan digunakan oleh banyak orang untuk membantu menurunkan berat badan. Meskipun demikian, tetap perlu diketahui bagaimana cara kerja obat ini, siapa yang cocok untuk mengonsumsinya, cara konsumsinya, serta efek sampingnya.
Oleh karena itu, sebelum Anda memutuskan untuk mengonsumsi orlistat, sebaiknya lebih dulu berkonsultasi dengan dokter terkait dengan kondisi kesehatan yang dimiliki.
Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang cara kerja orlistat untuk menurunkan berat badan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kesehatan Anda.
