Cara Kerja Micardis 80: Memahami Mekanisme Pengobatan Tekanan Darah Tinggi

Tekanan darah tinggi atau hipertensi dapat menyebabkan berbagai komplikasi yang berbahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk itu, pengobatan hipertensi sangat penting dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi tersebut. Salah satu obat yang sering digunakan untuk mengatasi hipertensi adalah Micardis 80. Bagaimana cara kerja Micardis 80 dalam mengobati hipertensi? Berikut penjelasannya.

Micardis 80

Micardis 80 adalah obat yang mengandung telmisartan, salah satu jenis obat antihipertensi. Telmisartan bekerja dengan cara menghambat aksi hormon angiotensin II yang berfungsi untuk mengecilkan pembuluh darah. Dengan demikian, telmisartan dapat melebarkan pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lancar dan tekanan darah pun dapat dikontrol.

Telmisartan termasuk dalam golongan angiotensin receptor blocker (ARBs) yang bekerja dengan cara mengikat reseptor angiotensin II, sehingga menghambat aksi angiotensin II pada pembuluh darah. Dengan begitu, pembuluh darah dapat melebar dan aliran darah menjadi lebih lancar, sehingga tekanan darah dapat dikontrol.

Cara Kerja Micardis 80

Micardis 80 bekerja dengan cara menghambat aksi angiotensin II pada pembuluh darah secara selektif, sehingga tekanan darah dapat dikontrol. Angiotensin II merupakan senyawa yang dihasilkan oleh sistem renin-angiotensin-aldosteron (RAAS) yang berperan dalam mengatur tekanan darah tubuh.

Pada kondisi hipertensi, produksi angiotensin II meningkat sehingga menyebabkan pembuluh darah menyempit dan aliran darah menjadi terhambat. Hal ini menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan darah yang berbahaya bagi kesehatan tubuh.

Dalam pengobatan hipertensi, Micardis 80 bekerja untuk menghambat aksi angiotensin II pada pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat dikontrol.

Dosis dan Aturan Pakai Micardis 80

Setiap obat memiliki dosis dan aturan pakai yang berbeda-beda. Untuk Micardis 80, dosis dan aturan pakai yang disarankan adalah sebagai berikut:

– Dosis Micardis 80 yang disarankan adalah 1 tablet per hari.
– Micardis 80 dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.
– Telmisartan tidak memiliki efek samping berupa peningkatan kadar asam urat, sehingga dapat diberikan pada pasien dengan gangguan fungsi ginjal.

Namun, sebelum mengonsumsi Micardis 80 sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memperoleh dosis yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.

Efek Samping Micardis 80

Selain manfaatnya dalam mengatasi hipertensi, Micardis 80 juga memiliki efek samping yang perlu diwaspadai. Beberapa efek samping yang dapat terjadi setelah mengonsumsi Micardis 80 antara lain:

– Pusing
– Lemah
– Mual
– Diare
– Batuk
– Sesak napas
– Nyeri dada
– Pembengkakan pada wajah, bibir, atau lidah.

Bila mengalami gejala-gejala tersebut, segera hentikan penggunaan Micardis 80 dan konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kesimpulan

Micardis 80 adalah obat antihipertensi yang mengandung telmisartan, yang bekerja dengan cara menghambat aksi angiotensin II pada pembuluh darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah dapat dikontrol. Meski begitu, sebelum mengonsumsi Micardis 80 sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter untuk memperoleh dosis yang tepat sesuai dengan kondisi kesehatan tubuh.

Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!