Cara Kerja Penangkal Petir yang Efektif dan Aman: Panduan Lengkap

Petir adalah fenomena alam yang sangat mengagumkan, tetapi juga sangat berbahaya. Petir dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada bangunan, menyebabkan kebakaran, bahkan menyebabkan kematian. Inilah mengapa kita perlu menggunakan penangkal petir yang efektif dan aman untuk melindungi bangunan dan keluarga dari bahaya petir. Artikel ini akan membahas cara kerja penangkal petir yang efektif dan aman, serta memberi panduan lengkap untuk memilih dan memasang penangkal petir yang tepat.

Apa itu Penangkal Petir?

Sebelum kita membahas cara kerja penangkal petir, kita perlu memahami apa itu penangkal petir. Penangkal petir adalah sistem yang dirancang untuk melindungi bangunan dari kerusakan yang disebabkan oleh petir. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen, termasuk konduktor petir, terminal udara, grounding system, dan surge protector.

Cara Kerja Penangkal Petir

Penangkal petir bekerja dengan cara mengalirkan muatan listrik yang dihasilkan oleh awan petir ke grounding system. Saat petir mendekati bangunan yang dilindungi, terminal udara yang terpasang di atas bangunan akan menarik muatan listrik dari awan petir. Konduktor petir yang terbuat dari bahan konduktif seperti baja tahan karat atau tembaga akan mengalirkan muatan listrik tersebut menuju grounding system.

Grounding system terdiri dari batang tembaga atau sistem konduktor yang terhubung dengan bumi. Muatan listrik yang dialirkan oleh konduktor petir ini akan terdepankan oleh grounding system, melindungi bangunan dari kerusakan atau kebakaran.

Selain itu, surge protector juga akan memastikan bahwa arus listrik yang berlebihan tidak merusak perangkat elektronik di dalam bangunan. Surge protector bekerja dengan cara mendeteksi arus listrik yang berlebihan dan memutus sirkuit jika terjadi lonjakan listrik yang berlebihan.

Macam-macam Penangkal Petir

1. Penangkal petir radius perlindungan jauh (Franklin Rod)

Penangkal petir jenis ini merupakan jenis penangkal petir yang paling umum dan sangat efektif dalam melindungi bangunan dari kerusakan yang disebabkan oleh petir. Penangkal petir ini terdiri dari konduktor petir yang ditempatkan di atas bangunan dan grounding system yang terhubung dengan bumi.

2. Penangkal petir radius perlindungan dekat (ESE)

Penangkal petir jenis ini memiliki radius perlindungan yang lebih kecil dari penangkal petir jenis Franklin Rod. Penangkal petir ESE menggunakan sistem ionisasi untuk menarik muatan listrik dari awan petir. Sistem ionisasi akan menyebarkan ion positif ke awan petir, yang akan menarik muatan listrik dari awan petir.

3. Penangkal petir aktif

Penangkal petir jenis ini menggunakan sistem penghasil listrik untuk menarik muatan listrik dari awan petir. Sistem ini terdiri dari generator listrik dan terminal udara yang terpasang di atas bangunan. Penangkal petir aktif lebih mahal daripada penangkal petir pasif, namun lebih efektif dalam menarik muatan listrik dari awan petir.

Pasang Penangkal Petir

Pasang penangkal petir memang tidak semudah yang dibayangkan, khususnya penangkal petir jenis Franklin Rod. Pasang penangkal petir pada sebuah bangunan, memiliki sebuah pedoman atau standard yang perlu diikuti untuk menjamin keamanan penghuni. Berikut tips memasang penangkal petir:

1. Gunakan instalur yang terpercaya

Ini adalah tips penting yang harus diperhatikan dalam memasang penangkal petir. Pastikan anda menghubungi instalur yang terpercaya dan memiliki pengalaman dalam memasang penangkal petir. Instalur yang terpercaya akan memastikan penangkal petir dipasang dengan benar sesuai dengan standar keselamatan.

2. Pilih penangkal petir yang sesuai

Ada beberapa tipe penangkal petir yang berbeda, termasuk penangkal petir jenis Franklin Rod, ESE, dan Active Penangkal Petir. Pastikan anda memilih penangkal petir yang tepat untuk bangunan anda. Penangkal petir jenis Franklin Rod lebih umum digunakan untuk bangunan tingkat rendah, sedangkan penangkal petir jenis ESE lebih umum digunakan untuk bangunan bertingkat.

3. Pilih lokasi pemasangan yang tepat

Lokasi pembuatan sistem penangkal petir sangat penting. Pastikan penangkal petir terpasang di bagian tertinggi dari bangunan. Pastikan penangkal petir ini tidak terlalu dekat dengan elemen dari bangunan atau tanaman.

Penutup

Petir adalah fenomena alam yang sangat berbahaya, dan dapat menyebabkan kerusakan yang serius pada bangunan serta menyebabkan kematian. Oleh karena itu, kita perlu menggunakan penangkal petir yang efektif dan aman untuk melindungi bangunan dan keluarga dari bahaya petir. Sistem ini terdiri dari beberapa komponen, termasuk konduktor petir, terminal udara, grounding system, dan surge protector. Memasang penangkal petir memang tidak mudah, oleh karena itu pastikan keamanan penghuni dan standar keselamatan dipenuhi ketika memasang penangkal petir. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!