Cara Kerja Website: Panduan Lengkap untuk Pemula
Bagi sebagian orang, mungkin masih bingung bagaimana cara kerja website. Apa yang terjadi di balik layar saat kita mengakses sebuah halaman web? Nah, pada artikel ini, kita akan membahas tentang cara kerja sebuah website dari awal hingga akhir.
Pengertian Website
Website adalah kumpulan halaman web yang saling terkait dan dapat diakses melalui internet. Dalam website, terdapat berbagai macam informasi, mulai dari teks, gambar, hingga video. Website dibuat dengan menggunakan bahasa pemrograman tertentu yang disebut HTML (HyperText Markup Language).
Cara Kerja Website
Saat kita mengakses sebuah website, prosesnya terjadi dengan sangat cepat dan mudah. Berikut adalah tahap-tahap cara kerja website yang dijelaskan secara singkat.
1. Masukan URL
Pertama-tama, kita harus memasukkan URL (Uniform Resource Locator) dari website yang ingin diakses pada browser kita. URL adalah alamat unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website. Contohnya, https://www.google.com.
2. Permintaan ke Server
Setelah memasukkan URL, browser akan mengirimkan permintaan ke server tempat website tersebut di-hosting. Permintaan tersebut berisi informasi tentang jenis browser yang digunakan, jenis perangkat, dan lain-lain.
3. Server Menanggapi Permintaan
Setelah menerima permintaan, server akan memprosesnya dan menanggapinya dengan mengirimkan kode-kode HTML, CSS, dan JavaScript yang dibutuhkan untuk menjalankan website.
4. Browser Mengolah Kode
Setelah menerima kode-kode dari server, browser akan mengolahnya dan mengeluarkan tampilan website. Tampilan tersebut adalah gabungan dari teks, gambar, video, dan lain-lain yang diatur sesuai skema desain yang telah dibuat oleh web designer.
5. Interaksi Pengguna
Ketika kita berinteraksi dengan website, seperti mengklik tombol atau mengisi form, responsnya akan dikirimkan ke server dan kemudian akan diolah untuk menampilkan tampilan baru.
Bagaimana Website Dibuat?
Saat ini, sudah banyak bermunculan aplikasi yang memudahkan pembuatan website, seperti Wix, WordPress, dan lain-lain. Meskipun demikian, pembuatan website tetap membutuhkan pengetahuan dasar HTML, CSS, dan JavaScript. Beberapa tahapan dalam pembuatan website adalah sebagai berikut :
1. Tahap Perencanaan
Tahap ini meliputi perencanaan desain, tujuan website, target pasar, dan lain-lain. Tahap ini sangat penting karena akan mempengaruhi seluruh proses pembuatan website.
2. Tahap Desain
Tahap ini meliputi pembuatan tampilan website. Seorang web designer akan membentuk konsep desain yang disesuaikan dengan tujuan website.
3. Tahap Pemrograman
Setelah desain telah disetujui, tahap berikutnya adalah pembuatan coding website. Biasanya, web developer akan menggunakan bahasa pemrograman seperti HTML, CSS, dan JavaScript.
4. Tahap Testing
Setelah website selesai dibuat, tahap berikutnya adalah melakukan testing untuk memeriksa kualitas website. Pengujian dilakukan untuk memastikan website berjalan sesuai rencana dan tidak ada error yang muncul.
5. Tahap Peluncuran
Setelah tahap testing selesai, tahap terakhir adalah peluncuran website. Website akan di-upload ke server dan siap untuk diakses oleh pengguna.
Kesimpulan
Demikianlah panduan lengkap tentang cara kerja website dari awal hingga akhir. Selain itu, kita juga telah membahas proses pembuatan website yang meliputi tahap perencanaan, desain, pemrograman, testing, dan peluncuran. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam memahami bagaimana sebuah website bekerja.
Jumpa Kembali di Artikel Menarik Lainnya
Terima kasih sudah membaca artikel panduan cara kerja website. Jangan lewatkan artikel menarik lainnya di website kami. Hingga jumpa kembali!
