Komponen Wajib dalam Slip Gaji Karyawan

Komponen Wajib dalam Slip Gaji Karyawan

Slip gaji mungkin hanya dilihat sebagai dokumen biasa, tetap kegunaannya sangat besar. Perusahaan tidak wajib untuk memberikan surat lamaran kerja tiap bulannya. Tetapi, perusahaan wajib memproses surat lamaran kerja jika karyawan memintanya. 

Karyawan bisa menggunakan slip gaji untuk kepentingan pengajuan cicilan kendaraan, KPR, hingga dokumen pendukung dalam melamar pekerjaan di perusahaan lain.  Itulah sebabnya terdapat beberapa komponen wajib dalam slip gaji karyawan. Nah, apa saja komponen wajib tersebut?

1.    Identitas Perusahaan

Slip gaji merupakan salah satu dokumen formal dalam perusahaan. Maka identitas perusahaan wajib disematkan. Identitas perusahaan yang dimaksud berupa nama perusahaan, alamat, dan kontak perusahaan. Kurang lebih isi dari identitas perusahaan serupa dengan kop surat pada surat resmi perusahaan.

2.    Periode Penggajian

Ada perusahaan yang membayar gaji karyawan di awal bulan, ada pula perusahaan yang membayarkan gaji di akhir bulan. Hal ini tidak menjadi masalah, yang penting, perusahaan harus mencantumkan periode penggajian. Sehingga karyawan bisa memahami informasi gaji di bulan apa yang tercantum pada slip gaji tersebut.

3.    Identitas Karyawan

Identitas karyawan pastinya menjadi komponen yang tidak boleh terlupakan dalam slip gaji. Identitas karyawan yang dimaksud adalah nama karyawan, nomor induk karyawan, jabatan dan posisi karyawan, serta nomor induk karyawan (NIK) jika diperlakukan. Pencantuman informasi karyawan diperlukan agar slip gaji ini tidak tertukar antara satu karyawan dengan karyawan yang lain.

4.    Rincian Gaji

Kegunaan utama dari slip gaji adalah merincikan slip gaji serinci-rincinya. Rincian gaji yang harus dijelaskan dalam dokumen ini adalah gaji pokok, tunjangan, bonus, dan sebagainya.

5.    Total Potongan Gaji

Gaji yang akan diterima karyawan mengalami beberapa pemotongan terlebih dahulu. Potongan yang dikenakan dalam gaji karyawan umumnya adalah pajak penghasilan atau lebih dikenal dengan PPh 21 serta iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. Namun, tidak jarang juga gaji karyawan dipotong karena melakukan pinjaman sejumlah dana. Hal ini kembali lagi kepada kebijakan perusahaan.

6.    Penghasilan Bersih

Setelah gaji karyawan melalui beberapa potongan, barulah gaji siap untuk dikirimkan kepada karyawan. Inilah yang disebut gaji bersih atau gaji netto. Gaji bersih ini akan dikirimkan kepada karyawan setiap bulannya.

7.    Tanda Tangan Pihak Berwenang

Sama halnya dengan surat resmi, slip gaji juga harus diakhiri dengan tanda tangan pihak berwenang yang mengelola gaji karyawan dalam perusahan. Pembubuhan tanda tangan ini  sebagai tanda bahwa slip gaji yang dikeluarkan bersifat legal dan valid.

Coba pikirkan rumitnya jika dalam satu perusahaan terdapat beberapa karyawan yang mengajukan slip gaji secara bersamaan, pasti akan membuat HRD kelabakan. Proses penyusunan slip gaji dapat dilakukan dengan cepat, akurat, dan tepat menggunakan aplikasi payroll terbaik dari LinovHR.

Tinggal klik tombol salary slip, maka slip gaji akan otomatis diproses hanya hitungan menit. Mudah dan cepat, bukan? Untuk informasi selengkapnya, hubungi layanan pelanggan LinovHR sekarang juga dan jadwalkan demo aplikasi payroll dari LinovHR!


Baca Juga :


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *