Bedanya SSD dan HDD

Abad 20 merupakan zaman dimana perkembangan teknologi menjadi sangat pesat. Pabrik elektronik didunia semakin gencar dalam bersaing untuk menghadirkan inovasi inovasi terbaru untuk mengakomodasi kebutuhan konsumen. Salah satu inovasi yang muncul yaitu sebuah media penyimpanan computer dengan basis Solid State Drive atau yang sering kita kenal dengan SSD. Seperti yang kita ketahui salama ini kebanyakan penggunaan dalam media penyimpanan di komputer desktop atau laptop masih menggunakan Harddisk (HDD) sehingga kehadiran dari SSD menjadikan banyaknya pertanyaan baru tentang perbedaan SSD dan HDD dalam memenuhi kebutuhan media setiap hari.

Nah, untuk lebih jelasnya terkait tentang Perbedaan SSD dan HDD mari simak langsung dalam 7 hal yang membedakan SSD dan HDD.

Cara Kerja SSD dan HDD

SSD dan HDD memiliki cara kerja masing masing, hal ini menjadi perbedaan yang paling mendasar untuk dapat ditemukan. Jika harddisk (HDD) yang selama ini kita gunakan memiliki cara kerja secara system mekanik dan elektrik untuk komponen penunjang performa, maka SSD akan lebih ke sistem secara full elektrik tanpa adanya bagian mekanik pada saat proses penulisan dan pembacaan data. Cara kerja SSD dapat dikatakan seperti proses transfer data yang dapat ditemukan di microSD, RAM ataupun Flashdisk. Sedangkan untuk cara kerja dari HardDisk (HDD) lebih mirip dengan Disket (FloopyDisk).

Kecepatan Membaca dan Menulis Data

Terkait dengan kecepatan untuk membaca dan menulis data, maka SSD (Solid State Drive) sangat bisa untuk diandalkan dikarenakan SSD mampu lebih unggul delapan kali lipat untuk kecepatan membaca dan menulis yang dimiliki oleh HDD. Bahkan terkait dengan kecepatan dapat dikatakan menjadi factor yang krusial dan dapat membuat banyak pengguna berganti dari HDD ke SSD walaupun harus menyiapkan budget yang ekstra.

READ  Apakah yang dimaksud teknik heading dalam permainan sepak bola

Bentuk dan Ukuran

Yang membedakan selanjutnya adalah dapat dilihat dari bentuk dan ukurannya, HDD memiliki bentuk dimensi yang lebih besar dari SSD. Jadi bagi anda yang menginginkan agar media penyimpanan anda lebih ringkas dan memiliki performa yang bagus Solid State Drive (SSD) dapat menjadi jawaban yang sangat tepat untuk mengakomodasi kebutuhan anda.

Komponen

Sangat beda dengan HDD yang mana didalamnya ada motor penggerak dan piringa cakram yang berputar pada saat digunakan. SSD hanya terdiri dari micro chip, IC (Integrated Circuit) dan beberpa komponen elektronik lainnya seperti kapasitor untuk menyimpan arus dan tegangan.

Fragmentasi

Fragmentasi merupakan salah satu istilah yang digunakan dalam menyebut ruang kosong yang ada didalam media penyimpanan, yang ditimbulkan karena adanya perubahan data atau penghapusan data. Pada mulanya proses pengisian file di dalam HDD akan otomatis tersusun secara rapih dan berurutan akan tetapi seiring dengan waktu berjalan susunan file tersebut menjadi berantakan dikarenakan adanya perubahan dan pada kondisi tersebut dapat berakibat kinerja Harddisk akan menjadi menurun. Hal ini tidak akan pernah terjadi pada SSD dikarenakan seluruh data tersimpan rapih di dalam Chip flash. Anda bisa membaca tulisan berkaitan dengan ini yaitu software partisi hardisk terbaik.

Harga

Dikarenakan SSD masih dalam golongan teknologi yang baru, maka Solid State Drive dihargai lebih mahal dibandingkan dengan HDD. Perbedaan harga ini relatif jauh yang mana SSD dengan kapasitas 250 GB setara dengan harga HDD dengan kapasitas 1 TB.

Kesimpulan

Menggunakan SSD sebagai media penyimpanan memang sangat direkomendasikan dalam menunjang aktivitas mobile seperti saat ini. Dikarenakan laptop atau juga PC kita akan memiliki kecepatan booting yang sangat cepat, pencarian file yang sangat mudah dan terhindar dari kehilangan data karena goncangan disaat perangkat dibawa berpergian.


Baca Juga :