Standar Kolam Renang Olimpiade Menurut Federation Internationale de Natation

Standar Kolam Renang Olimpiade Menurut Federation Internationale de Natation (FINA)

Berenang telah menjadi salah satu olahraga yang dipertandingkan dalam banyak kejuaraan. Berbagai kejuaraan nasional dan regional seperti, PON (Pekan Olahraga Nasional), Asian Games, dan SEA Games telah memasukkan renang sebaga salah satu cabang olahraganya.

Tidak tanggung-tanggung, bahkan kejuaraan tingkat internasional seperti Olimpiade pun juga telah memasukkan renang sebagai salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan.

Tidak seperti aktivitas renang pada umumnya yang dapat dilakukan di kolam renang dengan berbagai jenis dan ukuran, kolam renang yang digunakan untuk kejuaraan tentu saja berbeda.

Standar Ukuran Kolam Renang Olimpiade Menurut FINA

Setiap kejuaraan biasanya memiliki standar ukurannya masing-masing. Begitu juga dengan Olimpiade. Untuk Olimpiade standar kolam renang ditentukan oleh FINA (Federation Internasionale de Natation).

Berikut adalah standar kolam renang Olimpiade yang telah ditentukan oleh FINA.

1. Ukuran

Ukuran untuk kolam renang meliputi panjang, lebar, dan juga kedalaman dari kolam renang. Dalam aturan yang diteapkan oleh FINA, panjang kolam renang atau panjang sebuah kolam renang Olimpiade adalah 50 meter. Angka ini dihitung dari panel start hingga panel finish. Kemudian lebar standar yang diharuskan adalah 25 meter.

Sementara itu, kedalaman kolam renang olimpiade memiliki dua kriteria. Pada kolam renang multi event, kedalaman yang diperkenankan adalah 2 hingga 3 meter. Sedangkan pada kolam renang lain, kedalaman yang ditentukan adalah 1,35 meter dengan kedalaman di area lain 1 meter.

2. Dinding

Hal kedua yang perlu diperhatikan pada pembuatan kolam renang Olimpiade adalah dindingnya. Dinding kolam renang untuk kejuaranaan olimpiade harus membentuk vertikal dan memiliki sudut 90 derajat.

3. Lintasan

Kemudian untuk lintasan, FINA memberikan ketentuan tersendiri mengenai panjang lintasan, jumlah lintasan, dan tali lintasan. Standar panjang lintasan untuk kolam Olimpiade adalah 50 meter, sama halnya dengan panjang kolam. Kemudian, jumlah lintasan yang dikehendaki adalah 8 lintasan. Untuk membagi lintasan tersebut, digunakan tali lintasan yang mengambang di permukaan air dengan jumlah 9 buah dengan masing-masing memiliki diameter 10-15 cm.

4. Volume

Hal selanjutnya yang diatur oleh FINA untuk standar olam renang Olimpiade adalah volume. Kolam renang dengan panjang 50 meter, volume yang ditentukan adalah 220 hingga 250 meter kubik per jam. Sementara itu, kolam renang yang memiliki panjang 33,33 meter, volume yang disarankan adalah 150-180 meter kubik per jamnya. Dan volume pada kolam renang yang memiliki panjang 25 meter adalah 120-150 meter kubik per jamnya.

5. Suhu Air

Selanjutnya, temperatur atau suhu air yang diperkenankan pada kolam renang olimpiade adalah 25 hingga 28 derajat celcius. Suhu tersebut dianggap sebagai suhu yang cocok digunakan untuk berenang.

6. Pencahayaan

Terakhir, yang tidak kalah pening adalah pencahayaan. Pencahayaan pada kolam renang Olimpiade ini penting, apalagi jika perlombaan dilakukan pada malam hari. Pencahayaan yang disarankan pada sebuah kolam renang Olimpiade adalah 600 lux atau 1500 lumin.

Closing Statement

Itulah standar yang harus dipenuhi pada sebuah kolam renang Olimpiade.

Untuk membuat kolam renang dengan standar tersebut tidaklah mudah. Diperlukan kontraktor kolam renang dengan keahlian serta pengalaman khusus.

Salah satu kontraktor yang dapat Anda andalkan untuk membuat sebuah kolam renang Olimpiade maupun jenis lainnya adalah idealpools.id. Kontraktor kolam renang dengan pengalaman lebihh dari sepuluh tahun ini tidak hanya melayani pembuatan, melainkan juga jasa perawatan kolam renang, hingga renoasi kolam renang.

baca juga macam-macam penutup kolam renang.